Sajak-sajak Menjelang Tidur

Sajak-sajak Menjelang TidurSuara Ku Chen Di Rerumpun Bambu,di Hutan Kecil Bertabur KabutSelepas Subuh, Dara Melangkah Di Tangannya Sekeranjang Persikdan Angin Menggelitik, Lewat Bukit BukitSuara Ku Chen Di Antara Ilalang,cahaya Merebak Lewat PepohonanSelepas Pagi, Dara Berdendang Suaranya Menyelusup Lewat Rerimbun Dahandan Dedaunan Gerisik, Karena Angin MenggerisikNah, Lihatlah Ketika Burung Mencericit Dan Dara Tertawapada Pagi Lembayung Muda,ketika Angin Bertingkahdan Menarik Narik Ujung Gaunnya,selepas Pagi, Kau Pun Patah Hati Dongeng Sebelum Tidur Puisi Puisi Dalam Kumpulan Ini Pada Umumnya Menampilkan Rangkaian Citraan Yang Terang, Dan Sering Menyiratkan Bayangan Cerita Tak Jarang Dalam Nada Lirih, Nostalgis Ini Bukan Sajak Sajak Yang Merayakan Bahasa Dengan Kembang Api Kata Kata Yang Berlesatan Tak Tampak Usaha Susah Payah Mencari Kedasyaratan Diksi Atau Efek Bunyi Pada Sejumlah Sajak Terutama Yang Menggunakan Petikan Legenda Dari Khazanah Tiongkok Sebagai Latar Kejernihan Dan Kesederhanaan Ungkapan Berhasil Mengilaskan Momen Momen Puitis Yang MengesankanHASIF AMINI Budayawan

Is a well-known author, some of his books are a fascination for readers like in the Sajak-sajak Menjelang Tidur book, this is one of the most wanted Wendoko author readers around the world.

❮BOOKS❯ ⚡ Sajak-sajak Menjelang Tidur Author Wendoko – Ultimatetrout.info
  • Paperback
  • 68 pages
  • Sajak-sajak Menjelang Tidur
  • Wendoko
  • Indonesian
  • 07 June 2018

10 thoughts on “Sajak-sajak Menjelang Tidur

  1. says:

    Saya baru saja membeli buku ini di Gramedia PIM 1 Sebelumnya sempat meliriknya Pada tumpukan buku buku puisi di rak yang semakin terdesak ke belakang pada jajaran buku buku sastra di toko buku itu, kesederhanaan wajah sampulnya cukup mencuri perhatian Terlebih dengan bobot buku yang tidak tebal entah mengapa saya selalu ketakutan terhadap buku buku tebal Akhirnya beberapa hari kemudian buku ini saya beli.Menurut saya, ketika kita membaca pengantar dari Hasif Amini pada buku ini sudah cukup mewakili apa yang akan kita dapat dari buku ini.Jujur, buku ini memuat puisi puisi yang saat ini menjadi kesenangan saya Sederhana metaforanya, diksinya dll nyanamun memberikan pintu tafsir yang sebenarnya terkuat dan mempersilahkan kita masuk.Kelemahan buku ini, kederhanaan puisi puisi di dalamnya, terlalu amat sederhana Sehingga kesan naratif dalam karya prosa lebih kental terasa.Bagaimanapun, buku ini layak dibaca.Selamat buat mas Wendoko sebab masuk dalam 10 nominator Longlist KLA Award

  2. says:

    dengan pilihan font judul yang berbeda dengan buku2 puisi sejenis, sajak sajak menjelang tidur adalah buku dengan motif templates D yang tidak samar membacanya sedikit, lebih sedap dibanding melahapnya bulat, apalagi cepat cepat.

  3. says:

    sajak sajak sarat suasana, tidak penuh dengan imaji itulah gaya bersajak Wendoko

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *